Musim hujan yang melanda Indonesia dan panas yang menyengat setelah hujan usai, bisa membuat badan rentan sakit. Namun tidak ada salahnya bila kita mencoba beberapa ramuan tradisional yang juga bisa menambah daya tahan tubuh.
Sejak timbulnya peradaban, manusia sudah tahu cara menghangatkan badan seperti dengan duduk mengelilingi api unggun, menutup badan dengan selimut tebal, menggosok sekujur badan dengan obat gosok, atau mengkonsumsi makanan / minuman yang dapat menimbulkan efek 'hangat pada tubuh.
Di Indonesia, beberapa minuman yang terkenal di antaranya adalah wedang jahe, bandrek dan bajigur.
Bandrek dan bajigur
Di kawasan Jawa Barat & Jawa Tengah, kedua minuman tersebut sangat populer untuk menghangatkan tubuh.
Komposisi dasar untuk Bandrek adalah jahe, cengkeh dan sereh. Sedangkan bahan tambahannya bervariasi yaitu kapulaga dan kayumanis.
Semua bahan tersebut mengandung senyawa golongan minyak atsiri, dimana bermanfaat sebagi anti bakteri, anti mual, anti kembung, anti kembung, membantu melancarkan kerja jantung.
Dengan beragam khasiat itu, berbagai gangguan pencernaan dan saluran pernafasan dapat dihindari atau diperbaiki. Minuman seperti ini cocok sebagai alternatif bagi orang yang sedang berobat karena gangguan batuk dan pilek.
Sekarang sudah ada bandrek yang dijual dalam kemasan khusus di pusat2 perbelanjaan. Bahkan ada yang dinyatakan berkhasiat untuk menambah vitalitas (kemampuan seksual). Bagaimana tidak, karena produk tersebut rasanya pedas sekali. Dalam waktu tidak lebih dari 20 menit setelah diminum, orang akan berkeringat. Secara psikologis, timbulnya keringat membuat orang tersebut merasa sehat dan keadaan itulah yang selanjutnya meningkatkan gairah seksual.
Sebagai informasi, walaupun belum didukung oleh data ilmiah, orang Afrika minum ramuan jahe sebagai afrodisiak alias peningkat gairah seksual. Kemungkinan bahan yang menimbulkan rasa pedas itu adalah merica dalam jumlah yang tidak sedikit.
Wedang Jahe
Jahe adalah salah satu bahan baku pada hampir semua minuman penghangat. Tapi sampai sekarang orang tetap memanfaatkannya sebagai bahan baku tunggal pembuatan minuman wedang jahe.
Cara pembuatannya juga sangat mudah. Cukup menyiramkan air mendidih ke dalam wadah ygan berisi potongan rimpang jahe dan biarkan dalam keadaan tertutup selama 10 - 15 menit.
Agar hasilnya bisa lebih optimal, harus dipilih kualitas jahe yang bagus. Kita bisa memilih varietas jahe gajah atau jahe emprit yang terlihat sehat. Kupas dan cuci bersih, kemudian diiris- iris untuk memudahkan kelarutan zat kandungan ke dalam air.
Pengobatan Tiongkok sejak ribuan tahun yang lalu, sudah menggunakan jahe. Rimpang jahe oleh tabib pada masa itu dipakai untuk mengatasi gangguan mual, muntah, batuk, nyeri atau kram perut. Di India, wedang jahe diberikan pada anak yang terserang batuk kering.
Khasiat jahe ditimbulkan oleh kandungan 2-3 % minyak atsiri, senyawa jinjerol, zingeron, resin, zat pati dan gula. Kandungan minyak atsiri pada jahe emprit lebih banyak, sehingga beraroma lebih tajam dan lebih pedas.
Hasil penelitian ilmiah menunjukkan khasiat jahe sebagai anti kuman. Yaitu yang ditunjukkan oleh kerja dari zat kandungan minyak atsiri.
Khasiat anti mual sudah diketahui dan dibuktikan berabad-abad lalu. Hasil penelitian ilmiah lain yang perlu diketahui publik adalah khasiat jahe sebagai antikoagulan, yaitu pengencer darah.
Para peneliti Jepang menemukan khasiatnya sebagai penghilang rasa sakit, penurun tekanan darah, perangsang kerja jantung. Sedangkan penelitian di India membuktikan, bahwa jahe berkhasiat menurunkan kadar kolestrol darah pada hewan percobaan.
Agar Aman, sebaiknya gunakan madu untuk pemanis. Selain manis, madu kaya akan zat yang bermanfaat bagi kesehatan sel tubuh manusia.
STMJ
Selain itu, masih ada satu minuman yang populer di Jawa yaitu STMJ (susu, telur, madu dan jahe). Apabila STMJ dijual di luar pulau Jawa, biasanya penjualnya juga berasal dari Jawa. Selain menghangatkan tubuh, orang percaya STMJ bisa menambah kekuatan.
Betapa tidak, karena telur adalah sumber protein dan lemak yang tinggi. Sementara, komponen kandungan jahe membantu sel tubuh dalam memperoleh kelancaran kerja organ tubuh secara keseluruhan, termasuk saluran cerna, saluran nafas, dan saluran reproduksi.
Bagi penggemar minuman STMJ yang sudah mempunyai gangguan penyakit tertentu perlu waspada. Karena konsumsi secara berlebihan berpeluang menimbulkan gangguan kesehatan, seperti peningkatan kadar kolesterol darah.
Karena rasanya yang manis, minuman STMJ bisa meningkatkan kadar gula darah.
Wedang Rempah
Sereh adalah salah satu bahan lainnya yang sering dipakai untuk membuat minuman penghangat tubuh. Selain menghangatkan, kandungan dalam sereh diteliti secara ilmiah berkhasiat sebagai anti kanker.
Pemanfaatannya sebagai minuman teh sereh sudah berlangsung berabad-abad. Selain menghangatkan tubuh, juga untuk kesehatan.
Syaratnya, perhatikan kualitas bahan baku dan tanpa gula. Penambahan daun pandan dan daun jeruk purut akan menambah keharuman dan kelezatannya selain khasiatnya.
Caranya, kupas dan keprak jahe, daun jeruk nipis, sereh, kayu manis dan daun pandan. Rebus jahe dan kayu manis terlebih dahulu sampai mendidih, kemudian kecilkan api dan tambahkan daun serta sereh. Lanjutkan pemanasan beberapa saat sebelum api dimatikan. Setelah hangat, barulah ditambahkan madu secukupnya sebagai pemanis.
Sumber : Tabloid Nyata (Dr. Mangestuti Apt, MS)