Thursday, November 3, 2011

Health Corner - Kelor Ajaib yang kaya manfaat.




Tak banyak tahu jika kelor punya banyak manfaat. Sejauh ini kelor masih digunakan sebagai sayur. Pada kenyataannya dari daun, buah dan akar kelor mempunyai manfaat bagi manusia. Dari sekedar untuk sayur, mengatasi kekurangan gizi hingga membantu vitalitas tubuh sampai mencegah kanker. Karena itu tidak heran, di beberapa negara ada yang menyebut kelor sebagai pohon ajaib. 

Pohon Kelor atau disebut Moringa (bhs. Inggris) ini termasuk tumbuhan perdu yang memiliki bahasa latin Moringa oleifera dari suku Moringaceae. 

Di Indonesia, kelor kebanyakan ditanam sebagai tanaman pagar, berdaun kecil, oval dan tersusun secara spesifik sebagai daun majemuk.

Di India, hampir seluruh bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan. Buahnya yang masih mentah dan berwarna hijau kaya akan gizi. Bisa dimakan sebagai kacang dan rasanya gurih. Bunga kelor dapat dimakan dan rasanya seperti jamur, sementar akarnya pun dapat dikonsumsi. 

Di dunia internasional, tanaman ini sudah memiliki reputasi untuk mengatasi kekurangan gizi. Seperti di kawasan Afrika.
Dengan diolah menjadi masakan, daun kelor bisa mengatasi dan mempertahankan kebutuhan gizi, terutama pada balita dan wanita hamil. Kelor pun memperoleh predikat sebagai makanan alamiah bergizi dari daerah tropis. 

Vitamin & Mineral 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelor mempunyai sumber senyawa betakaroten, vitamin C, zat besi dan kalium yang tinggi. Kelor juga sumber zat, kalsium, dan fosfor. 

Kandungan vitamin A pada kelor ternyata lebih tinggi dari wortel. Kandungan kalsiumnya lebih tinggi daripada susu. Begitu juga dengan kandungan zat besi lebih tinggi dari bayam. Sedangkan kandungan vitamin C lebih tinggi dari jeruk dan kalium lebih tinggi dari pisang. Untuk kualitas proteinnya dapat disejajarkan dengan protein susu dan telur. 

Dalam satu sendok makan serbuk daun kelor, diperkirakan mengandung 14% protein, 40% kalsium, 23% zat besi dan vitamin A dalam jumlah cukup yang sangat dibutuhkan bagi anak usia 1 sampai 3 thn. Dari hasil ini bisa diketahui bahwa daun dan buah kelor dapat membantu meningkatkan ASI. Diperkirakan enam sendok makan serbuk daun bisa memenuhi kebutuhan unsur zat besi dan kalsium wanita hamil dan menyusui. 

Sebagai Obat
Pemanfaatan pohon kelor untuk di Indonesia sendiri masih jarang ditemukan. Umumnya penduduk kita masih memanfaatkan daun atau buah kelor (klentang) sebagai sayur.

Di negara lain, kulit, batang, daun, akar, bunga, buah, dan biji kelor digunakan untuk obat. Mereka memanfaatkannya sebagai bahan antiseptik, mengobati rematik, mengatasi gigitan ular dll. 
Di India disebutkan kelor bisa mengatasi gangguan seks. Biji kelor dapat digunakan untuk mengatasi gangguan ereksi pada laki-laki. Sedangkan pada wanita, diyakini dapat dipakai untuk mempertahankan aktivitas seksual. 

Pencegah Kanker
Penelitian menyebutkan kelor mengandung senyawa golongan isotionsianat  yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, tidak salahnya kita meningkatkan pemanfaatan kelor sebagai makanan kaya gizi, untuk menjaga kesehatan dan mencegah kanker. 

Pengolahan 
Banyak cara untuk mengolahan kelor. Cara yang paling mudah adalah menggunakan daun kelor untuk sayur bening pengganti bayam. 

Daun kelor dapat pula dikeringkan dan disimpan sebagai serbuk kering. Selanjutnya serbuk kering daun kelor bisa dicampurkan ke dalam berbagai jenis makanan. 

Menariknya lag, kandungan gizi pada serbuk daun kelor kering itu tetap terjaga. Meskipun tidak disimpan di dalam lemari es. 

TIPS : 
Kelezatan daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Serbuk kering daun kelor dapat dipakai sebagai pengganti kaldu untuk selanjutnya diolah menjadi sup yang nikmat.


sumber: dr. Mangestuti, Apt, MS (tab. Nyata)




No comments:

Post a Comment