Thursday, November 10, 2011

Cara Memilih dan Mengolah Telur

Telur, adalah salah satu dari bahan makanan yang tidak terpisahkan dari menu makanan sehari - hari kita, entah itu telur ayam, bebek, angsa dll. Namun bahan makanan ini sangat rentan dengan yang namanya pecah, rusak (busuk), Maka dari itu sangatlah penting untuk memastikan telur yang kita beli itu masih benar - benar segar.

Di bawah ini, ada sedikit tips seputar telur sehingga dapat dimaksimalkan pemanfaatannya :

  • Saat membeli telur, pilihlah telur yang cangkangnya berbintik kasar dan berkapur, karena itulah tandanya telur masih baru. Cangkak telur yang halus dan mengkilap adalah tanda telur yang sudah lama. Ini akan berpengaruh buruk pada makanan.
  • Cara lain untuk mengetahui kesegaran telur, adalah dengan memasukkannya ke dalam air. Jika tenggelam, maka telur itu segar. Namun, jika mengapung dan beraroma khas tanah, telur telah berumur lama dan tidak segar. 
  • Simpan telur dalam suhu ruang, agar lebih tahan lama, simpanlah dalam pendingin. Tapi jangan lupa, sebelum mengolahnya, diamkan dulu dalam suhu ruangan, hingga mencapai suhu normal. 
  • Bila telur yang anda beli, 'terjepit' dalam kemasan kardusnya, jangan dikeluarkan secara paksa. Cara yang termudah, basahi kardus tersebut. Air akan membantu menghilangkan lengket antara kardus dan telur, sehingga telur dapat diambil dengan mudah.
  • Bersihkan kotoran ayam yang menempel pada kulit telur dengan digosok perlahan. Tidak perlu menggosoknya hingga kulit halus dan benar - benar bersih, karena lapisan kapur pada cangkak telur juga berfungsi untuk melindungi telur serta isinya.  Apabila cangkak dibersihkan hingga halus, bisa mengikis lapisan cangkang sehingga lebih tipis dan dapat menyerap bau dengan mudah. 
  • Untuk menghemat waktu merebus dan mempermudah menghitung waktu matangnya, telur direbus dalam air yang telah mendidih. 
  • Agar cangkang telur rebus tidak mudah rusak, tambahkan sedikit garam dalam air rebusan. Sedangkan agar telur tidak bergerak - gerak ketika direbus, masukkan beberapa tetes cuka ke dalam airnya. 
  • Ingin bagian kuning telur rebus berada di tengah? Aduklah air ketika merebus, perputaran air akan membantu kuning telur tepat berada di tengah. 
  • Jika cangkang telur yang sedang direbus itu retak; maka tambahkanlah sedikit cuka ke airnya. agar putih telur tidak keluar. Fungsi cuka adalah mengentalkan putih telur dengan cepat. 
  • Masukkan telur rebus dalam air dingin atau air es sesaat setelah direbus. Tujuannya adalah memudahkan mengupas dan mencegah perubahan warna pada permukaan kuning telur. Anda akan mendapatkan kuning telur rebus yang cantik tanpa warna abu - abu  yang menyelimutinya. 
  • Agar irisan telur rebus cantik dan sempurna. Basahi dulu mata pisau. Dengan demikian kuning telur rebus yang bertekstur rapuh tidak akan rusak. Anda juga bisa menggunakan senar ataupun benang tipis untuk memotong. 
  • Jangan terburu-buru membuang kuning telur yang tidak terpakai. Simpan dalam wadah ceper agar tidak menumpuk dan mudah diambil ketika akan digunakan. Tutup wadah dengan rapat dengan plastik wrap / tutupnya. agar tidak kering. Tapi jangan simpan sisa telur dalam waktu yang terlalu lama karena kualitas telur akan menurun. 
  • Pisahkan putih dari kuning telur dengan tepat. Bisa dengan memecah telurdengan alat pemisah telur. Atau bisa juga memecahkan cangkang menjadi 2 bagian, lalu pindahkan kuning telur dari satu cangkang ke cangkang yang lain.  Agar kuning telurnya terpisah sempurna dari putihnya, tumpahkan telur dalam telapak tangan yang ditangkupkan. 
  • Jika putih telur yang akan dikocok sedikit tercampur dengan kuning telur, hilangkan dengan bantuan kain kecil yang dibasahi air, lalu celupkan dalam kuning telur untuk menyerapnya. 
  • Agar putih telur kocok mengembang sempurna meski tanpa bahan tambahan, kocok dengan cara memiringkan baskom adonan, sehingga putih telur terkumpul dan lebih mudah untuk dikocok. 
  • Jika memerlukan cream of tar tar, tambahkan ketika putih telur telah setengah mengembang. Sama caranya ketika akan menambahkan gula pasir, agar putih telur cepat mengembang sempurna. Tambahkan gula ketika telur setengah mengembang dan masukkan gula secara bertahap.
  • Jika menginginkan volume putih telur kocok mengembang 2 kali lipat, tambahkan satu sendok teh air dingin untuk setiap telur. 
  • Tambahkan sedikit  tepung maizena (tepung jagung) dan gula halus dalam telur yang akan dibuat omelet. Tepung jagung dan gula halus membuat tekstur omelet lebih halus dan padat. 
  • Agar adonan puding dengan busa putih telur bisa menyatu, tuangkan adonan puding yang telah didiamkan hingga uap panasnya hilang. Jangan masukkan adonan puding dalam keadaan panas, karena adonan tidak akan menyatu dan akan membentuk lapisan terpisah antara puding dan putih telur. 
  • Berniat membuat telur asin? Bukan tanpa alasan kenapa telur bebek sering diolah menjadi telur asin. Cangkang telurnya lebih tebal dan keras, Sehingga tidak khawatir pecah  selama pengasinan. Agar bahan tambahan dalam pengasinan dapat meresap dalam telur, gosok perlahan cangkang untuk membuka pori - porinya.
  • Pernah menjatuhkan telur ke atas lantai? Jangan terburu menyapunya. Selain menyebabkan sapu amis, telur juga susah dibersihkan. Cara mudahnya, taburkan garam pada pecahan telur dan diamkan 20 menit. Garam membuat tumpahan telur menjadi kaku sehingga lebih mudah dibersihkan.

Semoga bermanfaat.


Sumber : anik/emi (tabloid Nyata)

No comments:

Post a Comment